Tips Semai Dalam Hidroponik Hasil Maksimal

Tips Semai Dalam Hidroponik Hasil Maksimal, Hobi Tani - Banyak yang mengalami kegagalan dalam langkah awal hidroponik ini. Indikasi kegagalan dalam semai sendiri sangat mudah di deteksi, dimana tanaman akan tumbuh menjular ke atas atau yang populer disebut dengan kutilang.

Tentu saja dalam hal ini, jika di lanjutkan tanaman akan tumbuh kurang maksimal, sehingga banyak yang memutuskan melakukan proses semai ulang. Lalu bagaimana langkah langkah terbaik dalam melakukan proses semai untuk hasil yang memuaskan berikut tips dibawah ini bisa anda lakukan.



Tips Semai Dalam Hidroponik Hasil Maksimal

1. Memilih kualitas benih

Yang pertama adalah anda bisa melakukan seleksi benih. Tidak semua benih yang anda beli tumbuh 100% apalagi jenis repack. Standar pabrikan juga persentasi pecah benihnya hanya 80% saja. Jadi jika ingin hasil maksimal sortir benih ini bisa anda lakukan sejak dini.

Caranya adalah, siapkan wadah kecil isi dengan air, kemudian masukan semua biji yang ingin anda semai. Diamkan kurang lebih 30 menit kemudian kalau ada yang tenggelam itu bisa disimpulkan benihnya bagus, Sedangkan yang mengambang bisa anda buang atau semai di tanah misalkan.

2. Mempersiapkan tempat semai yang paling bagus

Sepanjang pengalaman saya, tempat semai yang terbaik saat ini adalah menggunakan Rockwol. Dimana bisa anda lubangi kecil kecil kemudian masukan bijinya satu satu kecuali bayam atau kangkung. Jangan lupa rockwolnya di basahi dulu sampai lembab.

Usahakan lakukan proses semai di sore hari. Kemudian diamkan di tempat teduh atau bisa anda bungkus dengan plastik warna hitam dalam mempercepat proses pemecahan benih.

Dalam menekan biaya, banyak pemula hidroponik menggunakan busa bekas kursi dalam proses semai. Saya sarankan bisa anda coba, namun dari sisi pertumbuhan benih sangat lama, karena pori pori busa sangat erat berbeda dengan rockwol, terlebih juga dalam hal daya serap air, busa sangat rendah kurang di perhatikan kelembabanya maka semaian anda akan mati kekeringan.

Rekomendasi saya gunakalah rockwol meskipun harganya lumayan mahal anda bisa beli eceran saja yang isi 100 potong lebih murah daripada langsung membeli 1 slab yang harnya sampai 90 ribuaan.

3. Keterelambatan kena sinar matahari

Dalam tahap yang ketiga ini juga tidak kalah penting. Jangan sampai telat mengenakan sinar matahari minimal 5 jam untuk benih atau biji yang sudah pecah. Biji pecah ditandai dengan adanya warna warna putih kecil di benih tersebut bisa anda perhatikan dengan detail.

Ketika sudah pecah benih, paparan sinar matahari full akan memberikan pengaruh besar terhadap daya tahan dan cepat tumbuhnya tanaman hidroponik dan sebaliknya. Jika anda telat, maka akan mengakibatkan tanaman tumbuh memanjang ke atas atau kutilang.

4. Menjaga Kelembaban tempat semai

Jika anda menggunakan rockwol maka bisa anda cek kelembababanya. Jangan sampai kering dan terlalu banjir air. Ini menjadi faktor yang sangat krusial sekali dalam tumbuh kembang tanaman hidroponik anda.

Tips sederhana bagi pengguna rockwol sendiri anda bisa memotong kecil kecil pada awalnya dengan kuran 2,5cm masukan ke nampan dan berikan ruang sedikit untuk menambah air jika sudah kering.

5. Pemberian nutrisi dimasa semai

Ada dua pendapat sampai saat ini. Dimana keduanya memang sama baiknya, dalam proses semai ketika daun sudah muncul ada yang langsung memberikan air nutrisi. Akibatnya tentu saja rockwol akan lumutan meskipun memang lebih cepat tumbuh, sedangkan ada yang tidak memberikan air nutrisi pada masa ini sampai dengan pindah tanam.

Mana saja bisa anda coba, namun kami sarankan lebih baik jangan dulu memberikan air nutrisi pada masa semai ini, karena pengaruh lumut pada rockwol akan memberikan efek buruk pada tanaman anda, disana nanti akan gampang di tumbuhi jamur sehingga proses busuk akar dalam metode ini sangat rentan.


Load comments

0 Comments